Wasit Final Liga Champions Pernah Jadi Wasit Paling Buruk

June 8, 2018 | By hackguedong | Filed in: Berita Bola.

Apakah anda tahu bahwa wasit final Liga Champions 2017/2018, yakni Milorad Mazic, pernah mendapatkan predikat togel online terbaik pengadil lapangan yang paling buruk di Piala Dunia 2014.

Pernah Jadi Wasit Terburuk

UEFA menetapkan Mazic akan memimpin laga antara Real Madrid dan Liverpool pada laga final Liga Champions yang berlangsung di Kiev, tanggal 26 Mei. Keputusan konfederasi sepak bola Eropa itu sempat mencuatkan sebuah kekhawatiran tersendiri di antara pada pendukung kedua tim ini khususnya di media sosial.

Dikutip dari CNN Indonesia, kekhawatiran tersebut tidak lain karena sang wasit yang berasal dari Serbia tersebut tak pernah ‘dinobatkan’ sebagai wasit yang terburuk di ajang Piala Dunia 2014.

Menurut hasil jajak pendapat yang diadakan di situs pemerhati pengadil-pengadil lapangan di dunia, yakni redcardtheref.com, Mazic sendiri menempati posisi paling atas sebagai wasit yang paling buruk di pesta sepak bola dunia yang berlangsung di Brazil tersebut.

Totalnya, Mazic mendapatkan suara sebanyak 87.362 dari total 110.000 pemilih yang ada di situs itu. terpilihnya Mazic memang dilatarbelakangi oleh beberapa keputusan yang mana dianggap paling kontroversial ketika memimpin pertandingan di ajang Piala Dunia 2014 itu.

Membuat Keputusan Kontroversional

Kontroversi yang dikabarkan paling heboh adalah saat Mazic memberikan hadiah berupa penalty untuk Timnas Jerman ke arah gawang Timnas Portugal. Saat itu Jaoa Perera dianggap menarik dengan sengaja Mario Geotze di dalam kotak penalty. Ia pun memberikan kartu merah pada Pepe yang menanduk pemain Jerman, Thomas Mueller. Laga itu berakhir dengan kemenangan Jerman dengan skor telak tanpa balas dari Portugal, 4-0.

Keputusan Mazic pun memancing kemarahan fans ketika laga timnya melawan Argentina pada fase grup Piala Dunia. Bagaimana tidak, sang wasit itu tidak memberikan penalty pada Iran setelah Ashkan Dejagah dijatuhkan oleh Pablo Zabaleta di dalam kotak penalty di menit ke-56.

Protes pemain-pemain Iran pun akhirnya langsung berjatuhan padanya namun sayang sekali tak satu pun digubrisnya. Dalam tayangan ulang, terlihat dengan sangat jelas bahwa kaki Zabaleta dijegal oleh Kaki Dejagah tepat di dalam kotak penalty. Dan laga akhirnya berakhir dengan skor 1-0 dan kemenangan di tangan Argentina karena gol yang diciptakan oleh Messi.

Di gelaran Liga Champions musim ini juga, Mazic tercatat baru memimpin laga sebanyak kurang lebih 4 kali di fase grup dan salah satu di antaranya saat Barcelona melawan Juventus. Dan dalam pertandingan ini, Mazic paling banyak mengeluarkan kartu kuning dan hal ini mengundang reaksi yang heboh dari para fans. Bayangkan saja, dalam pertandingan antara Barcelona melawan Juventus, ia total mengeluarkan 5 kartu kuning.

Totalnya, sudah ada 13 kartu kuning yang dikeluarkannya dalam 4 kali memimpin pertandingan Liga Champions pada fase grup. Dan ironinya, Mazic lah yang sekarang ini akan memimpin pertandingan final laga paling bergengsi di Eropa itu.

Keputusan wasit sendiri memanglah kadang menguntungkan atau bahkan merugikan. Akan tetapi dengan menjadi wasit di laga bergengsi sekelas Liga Champions, ini bisa membuat Mazic bijak dalam ha mengambil keputusan dan bisa menjadi wasit yang baik dalam babak final Liga Champions nantinya.

Tentunya para pendukung sepak bola juga berharap Mazic dapat bertindak lebih bijak dan tidak sembarangan memberikan hadiah penalti, memberikan hukuman kartu kuning, bahkan kartu merah dan lebih bisa mempertimbangkannya lagi di pertandingan nantinya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *