Jelang Asian Games 2018, Timnas U-23 Jamu Thailand-Korsel

June 29, 2018 | By hackguedong | Filed in: Berita Bola.

Hasil yang masih belum sesuai harapan membuat PSSI terus melakukan uji coba untuk Timnas U-23 yang diproyeksikan berlaga di Asian Games 2018. Sebagai tuan rumah, PSSI jelas ingin membuktikan kalau sepakbola Indonesia juga menjanjikan. Jika sesuai jadwal, timnas akan menjamu dua tim kuat yakni Thailand dari Asia Tenggara dan Korea Selatan dari Asia Timur.

 

Detiksport melaporkan kalau anak asuh Luis Milla akan dua kali menghadapi Thailand yakni pada 31 Mei dan 3 Juni, baru kemudian melawan Korea Selatan alias Korsel pada 23 Juni. Menurut Milla, pertandingan yang akan dilangsungkan di stadion Pakansari, kabupaten Bogor dan stadion PTIK itu jadi penilaian atas perkembangan Hansamu Yama dkk.

 

Gatot Widakdo selaku Direktur Media dan Promosi Digital PSSI menyebut kalau pemilihan stadion PTIK dan Pakansari, alih-alih Gelora Bung Karno merupakan permintaan Thailand. Sementara itu bagi Milla, Korsel akan jadi lawan yang berkualitas sekaligus sangat tangguh karena mereka adalah juara bertahan Asian Games sehingga bisa jadi modal baik bagi Timnas U-23.

 

Bagi Korea Selatan, uji coba melawan Indonesia akan jadi momen tepat sebagai adaptasi atas lapangan dan cuaca di Indonesia jelang Asian Games 2018. Mereka pun melakukan persiapan maksimal hingga memanggil para pemain yang merumput d Eropa. Kim Hak Bum selaku pelatih Korsel disebut akan membawa 25 pemainnya termasuk Park Seung Ho (Girona/Spanyol), Lee Jin Hyun (FK Austria Wein/Austria) dan Seo Young Jae (Hamburg SV/Jerman).

 

Masalah Luis Milla Ada Pada Striker Mandul

Hanya menyisakan tiga bulan saja, Timnas U-23 akan berjibaku di Asian Games 2018. Sebagai tuan rumah, peluang Timnas U-23 masih berat karena dalam beberapa uji coba belum memuaskan. Indonesia bahkan terdepak di ajang PSSI Anniversary Cup yang jelas merupakan hasil buruk. Salah satu hal yang disorot adalah mengenai lini depan Timnas U-23 yang masih mandul.

 

Berulang kali gagal menjebol gawang lawan atau lemah dalam tendangan penalti membuat Milla kebingungan mencari striker tajam yang haus gol. “Kami masih memantau siapa pemain yang bisa memecahkan masalah ini. Saya suka striker yang bisa cetak gol dan cepat beradaptasi. Kami akan melihat lagi di Liga untuk mencari pemain. Saya punya harapan besar untuk timnas Indonesia dan semoga Agustus nanti bisa mewujudkan mimpi seluruh masyarakat.”

 

Riko Simanjuntak – Alberto Goncalvez Dipanggil

Sementara itu jelang lawan Thailand, Milla pun mulai memanggil beberapa pemain ke timnas. Salah satunya adalah pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak. Punya peluang membela Indonesia rupanya membuat Riko sangat senang. “Setiap pemain pasti punya keinginan bisa masuk timnas. Tentu saya tak akan membuang kesempatan ini. Apa kelebihan saya saat membela Persija akan saya keluarkan semuanya untuk negara.” Bukan tak mungkin jika Riko masuk jadi salah satu dari tiga kuota pemain senior untuk Asian Games 2018.

 

Selain Riko, nama lain yang dipanggil adalah striker Sriwijaya FC, Alberto Goncalves. Sudah menjadi WNI lewat program naturalisasi, pria kelahiran Brasil itu sangat bangga bisa membela Indonesia. Meskipun sudah berusia 37 tahun, Beto dipandang masih cukup tajam dan sudah mencetak empat gol dari 10 pertandingan. Bagi Beto ini adalah panggilan pertama dari PSSI setelah dirinya resmi menjadi WNI. Apakah Beto bakal menyusul kesuksesan Cristian Gonzales yang pernah selama empat tahun masuk timnas.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *