Archives: Berita Olahraga

Bungkam Arema 3-2, Sriwijaya FC Juarai Piala Gubernur Kaltim

March 13, 2018 | By hackguedong | No Comments | Filed in: Berita Olahraga.

Satu turnamen pramusim jelang Liga 1 Indonesia telah usai digelar. Piala Gubernur Kaltim 2018 sudah menemukan juara barunya. Di ajang tahun ini, tim asal pulau Sumatera yakni Sriwijaya FC sukses keluar sebagai juara usai mengandaskan tim asal pulau Jawa, Arema FC. Laskar Wong Kito berhasil meraih trofi Piala Gubernur Kaltim usai mengalahkan Arema FC dengan skor tipis 3-2 di stadion Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur hari Minggu (4/3) malam.

 

Dijuluki sebagai tim bertabur bintang, Sriwijaya sudah membuat kejutan saat pertandingan baru berjalan 10 menit. Novan Setya Sasongko yang sebetulnya berniat melakukan umpan silang malah sukses membobol gawang Kurniawan Kartika Ajie. Tak mau terlalu lama kalah, Arema menyamakan kedudukan jadi 1-1 lewat gol tendangan bebas Balsa Bozovic di menit ke-23. Sebelum babak pertama usai, Sriwijaya melanjutkan keunggulan jadi 2-1 lewat sepakan Beto Goncalves di menit ke-43.

 

Baru tiga menit babak kedua berjalan, mantan pemain Arema yakni Hamka Hamzah melesakkan tendangan sudut yang membuat Ajie harus memungut bola untuk ketiga kalinya. Kendati sudah terlihat kalah, anak-anak asuh Joko Susilo sepertinya punya semangat pantang menyerah. Hingga akhirnya di menit ke-81, Thiago Furtuoso berhasil menipiskan kekalahan jadi 2-3 lewat gol penalti usai Hamka melakukan pelanggaran terhadap Rivaldy Bauwo.

 

Sama-sama berstatus sebagai wakil juara grup, Arema dan Sriwijaya memang melangkah ke babak final dalam kondisi berbeda. Di babak penyisihan, Sriwijaya menang dari Persiba Balikpapan dan Madura United sebelum akhirnya dikalahkan Persebaya dan menang adu penalti lewat pertandingan 120 menit dengan Borneo FC. Sementara Arema, memulai babak penyisihan terseok-seok hingga terancam tersingkir sebelum dramatis mengalahkan Mitra Kukar. Arema bahkan membuat kejutan dengan membungkam musuh abadinya, Persebaya 2-0 di babak semifinal.

 

Bek Sriwijaya Dipukul Oknum Panpel

 

Kemenangan Sriwijaya ini sebetulnya sempat tercoreng dengan kejadian kurang menyenangkan yang dialami Marco Meraudje. Mantan kapten tim PON Papua yang berposisi sebagai bek itu rupanya sempat jadi korban pemukulan yang dilakukan oknum panitia penyelenggara Piala Gubernur Kaltim 2018. Marco mengalami hal itu usai babak semifinal antara timnya lawan Borneo FC di stadion Palaran, Samarinda hari Jumat (2/3) pekan lalu.

 

Laga semifinal itu sendiri berlangsung alot dan panas selama 120 menit sebelum akhirnya dimenangkan Sriwijaya lewat adu penalti.Dalam pertandingan Result HK itu, Marco dan Abdul Rahman, pemain Borneo, mendapatkan kartu merah karena terlibat keributan di injury time babak pertama, seperti dilansir Detik. Lalu tiba-tiba saat menuju lorong, Marco mendadak dipukul dua oknum panitia yang membuat pelipis sebelah kirinya mengalami luka lebam. Sriwijaya sendiri sempat menunda masuk ke lapangan karena mendesak pelaku minta maaf.

 

Persebaya Sukses Jadi Juara Ketiga

 

Bisa dibilang ajang Piala Gubernur Kaltim 2018 adalah turnamen di mana klub-klub asal Kalimantan jadi pecundang di tanah mereka sendiri. Karena penyabet tiga gelar terbaik semuanya adalah klub luar pulau. Jika sang juara adalah Sriwijaya dan runner-up ialah Arema, peraih juara ketiga jatuh kepada klub asal Jawa, Persebaya Surabaya. Persebaya memastikan tempat ketiga setelah mengalahkan mantan juara bertahan, Borneo FC dengan skor 1-0 hari Minggu (4/3).

 

Pertandingan perebutan tempat ketiga sendiri berlangsung menekan dari kedua tim. Berlangsung tanpa gol di babak pertama, Persebaya dan Borneo saling tebar ancaman. Hingga akhirnya baru menit ke-77, Persebaya berhasil menjebol gawang M. Ridho lewat tendangan Rishadi Fauzi.

Henrikh Mkhitaryan; Arsenal Bisa Rebut Posisi Empat

March 8, 2018 | By hackguedong | No Comments | Filed in: Berita Olahraga.

Arsenal saat ini berada di urutan ke 6 klasemen sementara.Liga Primer pun semakin menyisakan sedikit pertandingan sebelum klub terkuat nantinya membawa trofi kemenangan. Bagi Arsenal, ini adalah masa yang sulit usai kekalahan yang cukup memalukan di pertandingan sebelumnya. Tapi, Henrikh Mkhitaryan memiliki harapan yang positif jika Arsenal masih memiliki cukup waktu untuk bisa meraih posisi ke empat di Liga Primer.Mungkin waktu masih ada, tapi Arsenal harus melakukan banyak pembenahan.

Masih Mungkin Finish di Posisi 4

Tim asuhan Arsene Wenger saat ini berada di urutan keenam di liga, delapan poin di bawah posisi keempat Chelsea. Di Liga Eropa, Arsenal masuk babak 16 besar setelah memastikan kemenangan 3-0 dalam leg pertama melawan Ostersund pekan lalu. Dengan memenangkan Liga Europa, mereka akan mendapatkan kualifikasi Togel Online untuk Liga Champions musim depan.

Namun, Mkhitaryan menegaskan Arsenal bisa mengamankan kualifikasi Liga Champions melalui finish di urutan empat besar di Liga Primer.Oleh sebab itu, menurut Mkhitaryan, Arsenal masih memiliki kesempatan dan bisa meraih posisi keempat besar untuk bisa masuk ke Liga Champions. Ini adalah harapan yang bagus dan bukan hal yang mustahil jika The Gunners melakukan banyak pembenahan dan gaya permainan ditingkatkan.

“Tentu saja, itu [Liga Europa] sangat penting, tapi saya tidak akan mengatakan bahwa kita menghentikan diri kita untuk bisa bersaing di empat besar,” kata Mkhitaryan pada media.Bagaimanapun, menurut Mkhitaryan, saat ini Arsenal masih berada di Liga Primer dan kompetisi masih berlangsung sehingga kesempatan untuk finish di posisi 4 juga masih terbuka lebar.”Kami masih dalam kompetisi karena di Liga Primer Inggris apapun itu mungkin,” tandasnya.

Ingin Angkat Trofi Liga Eropa Lagi

Dibalik semangatnya, ada alasan kenapa Henrikh Mkhitaryan akan berjuang keras agar The Gunners bisa meraih posisi yang diinginkan. Baginya, kekalahan adalah hal yang lumrah.Dia katakan; “Mungkin kadang, tim bisa kalah dua, tiga kali berturut-turut dan kami (selanjutnya) memenangkan pertandingan kami jadi apapun mungkin.Ya, apapun bisa terjadi, termasuk impiannya untuk kembali mengangkat trofi.

“Kami mencoba untuk memenangkan setiap pertandingan di setiap kompetisi dan, tentu saja, kami akan senang jika kita bisa memenangkan Liga Europa juga, tapi jika kita bisa berada di empat besar, itu akan menjadi lebih baik lagi.”Perkataan ini bukan tanpa alasan, ada rasa keinginan yang dalam dari dirinya untuk bisa kembali menangkan liga dan mengangkat trofi kebanggaan.

Ya, Mkhitaryan sebelumnya telah memenangi Liga Europa bersama Manchester United musim lalu.Inilah yang membuat dirinya mengaku termotivasi oleh prospek memenangkan trofi dua kali berturut-turut. Bukan tidak mungkin jika impiannya tersebut akan terwujud. Dia katakan; “Ya kenapa tidak?.Selalu menyenangkan untuk memenangkan piala dan akan lebih baik lagi untuk menang dua kali berturut-turut.

Hanya saja, Mkhitaryan juga menyadari jika langkahnya termasuk langkah klub tidak akan mudah seiring dengan banyaknya klub yang terus meningkatkan kualitas permainan mereka. Dia dengan jujur mengungkapkan; “Ini tidak mudah karena Anda melihat ada banyak tim bagus dalam kompetisi ini, kami harus berjuang di setiap pertandingan, setiap menit untuk menunjukkan bahwa kami harus memenangkannya.”

Kita akan lihat bagaimana semangat dan motivasi itu akan berpengaruh bagus pada kemenangan Arsenal saat The Gunners menjamu Ostersund di leg kedua di Liga Europa pada Kamis malam. Kemenangan pada pertandingan tersebut sangat penting bagi The Gunners termasuk juga kemenangan di pertandingan Liga Primer.Bagaimanapun, mereka tak bisa lepaskan Liga Primer.

Kirim 24 Pemain ke All England, Indonesia Target Satu Gelar Juara

March 7, 2018 | By hackguedong | No Comments | Filed in: Berita Olahraga.

Sudah jadi rahasia umum jika All England merupakan salah satu turnamen badminton bergengsi tingkat dunia. Tahun ini, All England menjadi turnamen grade 2 level 2 dengan nama baru, BWF World Tour-Super 1000. Dilangsungkan pada 14-18 Maret di Birmingham, All England akan jadi salah satu fokus utama PBSI di tahun 2018.

 

Pengundian untuk All England sendiri sudah dirilis pada Selasa (20/2) pekan lalu dan PBSI mulai mematok hasil realistis yakni minimal menyamai raihan di 2017 dengan satu gelar juara. “Saya selalu positif saja ya. Peluang pasti ada. Melihat dari Indonesia Master kemarin, kita punya peluang kok di empat sektor. Ganda putra, ganda campuran, ganda putri dan tunggal putra,” papar Susy Susanti, Kpala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga PBSI seperti dilansir Detik.

 

Meskipun peluang atlet badminton Indonesia saat ini meyakinkan, Susy tidak mau pasang target tinggi dan hanya berharap bisa membawa pulang satu gelar juara saja. “Ganda putra akan menjadi incaran semua karena kami lihat Marcus Gideon/Kevin Sanjaya yang belum terkalahkan. Mereka punya hattrick, prestasi bagus juga tentu akan jadi incaran. Tentu saya mengingatkan mereka untuk jaga kondisi. Jangan puas dengan prestasi yang dicapai karena waktu mereka masih panjang. Untuk tunggal putri, saya cuma minta untuk buat kejutan. Kalahkan dulu yang 10 besar dan saya ingin sebanyak-banyaknya loloskan atlet ke-20 besar dunia di sektor tunggal putri,” ungkap Susy.

 

Indonesia sendiri mengirimkan 24 pemain ke turnamen All England. Mereka adalah Jonatan Christie, Tommy Sugiarto dan Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra), Fitriani (tunggal putri), Marcus/Kevin, Angga Pratama/Rian Saputro, Fajar Alfian/Muhammad Rian, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra), Anggia Shitta/Ni Ketut Mahadewi, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Della Destiara/Rizki Amelia (ganda putri) dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle, Praveen Jordan/Debby Susanto (ganda campuran).

 

Ganda Putra Indonesia Duel di Babak Awal

Meskipun masih dimulai pertengahan Maret, hasil undian All England sudah terungkap dan banyak pemain sesama Indonesia yang harus bentrok di babak awal. Mereka adalah Marcus/Kevin yang harus menghadapi Angga/Rian. Jika Fajar/Rian lolos ke babak kedua, akan menghadapi pemenang Marcus/Kevin atau Angga/Rian. Atas hasil drawing ini, pelatih sektor ganda putra, Herry Iman Pierngadi pun mengaku kecewa.

 

Bukan hanya masalah bentrok sesama Indonesia, All England kali ini juga akan memakai aturan servis baru yang jelas-jelas merugikan pemain dengan paras tubuh jangkung. Karena dimulai dari All England, BWF akan memberikan batasan tinggi servis. Di mana masing-masing pemain harus mengatur tinggi pertemuan shuttlecock dan kepala raket, maksimal 115 cm dari permukaan lapangan. Aturan ini jelas mengubah aturan semula di mana servis disesuaikan dengan antropometri tubuh masing-masing pemain dengan tidak melebihi rusuk terbawah.

 

Demi All England, Marcus/Kevin Absen Jerman Terbuka

Sementara itu, jelang All England, sejumlah atlet badminton Tanah Air akan turun dalam turnamen Jerman Open 2018 yang berlangsung pada 6-11 Maret di Mulheim an der Ruhr. Indonesia sendiri mengirim Ginting, Jonatan, Hendra/Ahsan, Praveen/Melati dan Fitriani. Yang cukup berat adalah Fitriani langsung berduel dengan Sung Ji Hyun, unggulan kedua asal Korea Selatan.

 

Pelatih Harry sendiri sengaja meminta Marcus/Kevin absen dari Jerman Terbuka 2018. Ini semua dilakukan agar pasangan ganda putra nomor satu dunia itu diharuskan fokus ke All England. Belum lagi kondisi keehatan Marcus belum 100% pulih karena cedera bahu.